Welcome To Savanna Band Official Website

    • Selasa, 13 Desember 2011

      Perjalanan Hidup Savanna Band


             Menyabet Juara Umum Lomba Cipta Lagu Se-Jawa Barat pada tahun 2005 ternyata tidak membuat Ecko berpuas hati. Keinginan dan Target Berikut baginya adalah menembus pasar Mayor Label, dengan harapan karya-karyanya bisa dinikmati di seluruh Indonesia melalui band yang akan dibentuknya kemudian.

          Untuk mencapai impiannya tersebut, Ecko justru pulang ke rumah orangtuanya di Purwokerto, Meninggalkan Bandung, Rumah keduanya. Dalam hitungan minggu saja, Ecko dengan sukses membangun sebuah Studio Musik di Purwokerto yang diberi nama “ CAPRICORN Music Studio “ .Kemudian, Masih dalam target awalnya, Ecko mulai Hilir-Mudik mencari musisi Lokal Purwokerto Untuk Diajak bergabung dalam Formasi Band Impiannya. 2 Tahun Lebih usahanya hanya menghasilkan sebuah Band Lemah dengan formasi Bongkar Pasang Yang berakhir dengan Bubar-nya band ini. Dihantui Rasa Penasaran dan Ambisi Yang besar, Akhirnya Dilakukanlah Audisi untuk membentuk band impiannya di Studio Musik miliknya tersebut. Satu per-satu kemudian lolos dalam ajang pencarian talenta kecil-kecilan tersebut. Diawali oleh Zhen yang mengisi posisi Vokal, kemudian disusul berturut-turut oleh Arya dan Sonny yang mengisi posisi Bass dan Drum. Sementara Ecko Sendiri memantapkan dirinya sebagai Lead Gitar di band terbarunya ini. Nama ” s k e t s a band “ kemudian dinobatkan untuk menyebut formasi band ini. Tanggal 25 Januari 2009 kemudian disepakati sebagai tanggal berdirinya band ini.

           Awal tahun 2010, Sonny memutuskan untuk hengkang dari formasi, kemudian masuklah Adul yang lolos melewati seleksi Drumer untuk menggantikan Sonny. dikarenakan sesuatu hal kami menghadirkan nama baru untuk “ sketsa band”, yaitu “Savanna Band”. Meskipun berat, karena dukungan yang sudah semakin besar dari berbagai pihak terhadap nama “ sketsa band” , pada akhirnya keputusan perubahan nama ini dilakukan. Alasan yang paling mendasar adalah karena nama “Savanna Band” lebih mewakili apa yang kami bawakan, baik warna musik, pemikiran, dan visi serta misi yang kami anut.

          Akhir Tahun 2010, Dengan Perjuangan yang begitu berat akhirnya Savanna Band berhasil merilis Mini Album Indie yang berisi 6 Lagu. Mini Album Ini diberi Judul "Ketulusan", sesuai single utamanya yaitu Lagu yang berjudul "Ketulusan".  Seluruh Lagu ini bisa dilihat Preview-nya di Halaman Ini. dan Sobat Semua Bisa membeli CD ORIGINAL-nya melalui Halaman Ini. Mini Album Ini diproduksi dan diedarkan sendiri TANPA Bantuan dan Keterikatan Manajemen Ataupun LABEL manapun.

          Awal Tahun 2011 “Savanna Band” kembali harus menghadapi cobaan berat, kala “Savanna Band” kembali ditinggalkan dua punggawanya, yaitu Arya dan Adul. Setelah melalui proses pencarian yang berbulan-bulan, akhirnya terpilihlah Bowo dan Firman untuk mengisi posisi Bass dan Drum yang kosong. Formasi terakhir inilah ( zHen, Ecko, Bowo, Firman ) yang tetap bertahan sampai detik ini.

          Filosofi “savanna” sendiri adalah, kami ingin menghadirkan nuansa baru di blantika musik Indonesia dengan membawakan hamparan nada yang luas dan tak terbatas namun tetap bisa dinikmati semua lapisan usia, sehingga karya kami sangat direkomendasikan untuk dinikmati dan dibeli.

      INFO TERBARU

      Masukkan Alamat E-mail kamu untuk terus dapet Info Terbaru Savanna Band